Posted by: murdanieko on: August 20, 2010
MySQL itu apa? Itu aplikasi database. Database itu apa? Tempat buwat nyimpen data penting dan gak penting .Tapi yang jelas database itu hukumnya wajib bagi situs-situs yang menggunakan server side scripting (bukan hanya file HTML statis). Misalnya kayak WordPress itu, CMS sejuta umat yang bahasa pemrogramannya memakai script PHP. Coba cek WordPress sampeyan, ada databasenya ndak? Kalo ndak ada berarti WordPress sampeyan palsu. Yakin 100% pasti palsu.
Lalu kenapa ada user? Ya karena yang mbikin pengen ada usernya. Untuk mengakses sebuah database, paling ndak harus ada satu buah user yang punya akses ke database tersebut. Dan yang namanya user pada sebuah sistem, pasti ada username dan password. Nah, yang sekarang ini saya mau mendokumentasikan bagaimana cara membuat sebuah user sekaligus database pada MySQL melalui shell access.
Pertama-tama, login lah ke dalam MySQL melalui user root. User root ini beda loh, sama user root untuk Linux/UNIX shell access. Tapi, untuk password default biasanya sama dengan password root Linux.
$ mysql -u root -p
Jangan lupa definisikan hostname jika database MySQL berada pada lokasi berbeda dengan web server (bukan localhost). Sebagai contoh, hostname biasanya diperlukan kalo sampeyan hosting di MediaTemple.
$ mysql -u root -h s88800.gridserver.com -p
Ketika sudah berada pada posisi login MySQL, buatlah sebuah database baru bernama PISANG
mysql> CREATE DATABASE pisang;
Lalu buatlah sebuah user baru MONYET dengan satu baris perintah
mysql> GRANT ALL ON pisang.* TO monyet@localhost IDENTIFIED BY 'newpassword';
GRANT ALL berarti memberikan akses penuh kepada user monyet untuk seluruh perintah MySQL seperti SELECT, UPDATE, DELETE, ALTER, CREATE, TRUNCATE, dll. Kalo ndak mau kasih semuanya, karena pertimbangan keamanan, beri saja perintah GRANT SELECT, UPDATE, ALTER, DELETE sebagai ganti GRANT ALL.